Ziarah Tempat Bersejarah di Makkah dan Madinah: Panduan Lengkap untuk Jamaah Umroh 2026

Ziarah tempat bersejarah di Makkah dan Madinah menjadi salah satu momen paling berkesan yang dinanti jamaah umroh selain menunaikan rukun ibadah di Masjidil Haram. Mengunjungi situs-situs yang menjadi saksi perjuangan Rasulullah SAW dan para sahabat bukan sekadar wisata religi, melainkan sarana memperdalam penghayatan sejarah Islam dan meneguhkan keimanan. Pada musim umroh 1448 H yang resmi dibuka sejak akhir Mei 2026, jamaah dari berbagai penjuru dunia kembali berdatangan ke Tanah Suci, sehingga memahami tempat-tempat ziarah beserta adabnya menjadi bekal penting agar perjalanan lebih bermakna dan tidak sekadar seremonial.

Keutamaan Berziarah Saat Umroh

Menelusuri jejak sejarah Islam di dua kota suci memiliki nilai tersendiri. Dengan menyaksikan langsung lokasi turunnya wahyu, medan perjuangan para sahabat, hingga masjid-masjid bersejarah, hati jamaah diharapkan semakin tergerak untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW. Ziarah yang dilakukan dengan niat benar dapat menumbuhkan rasa syukur, memperkuat ukhuwah, dan menambah semangat beribadah selama berada di Tanah Suci maupun setelah kembali ke tanah air.

Tempat Ziarah Bersejarah di Kota Makkah

Di sekitar Makkah terdapat banyak lokasi yang sarat nilai sejarah. Jabal Nur menjulang sebagai tempat Gua Hira, lokasi Nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertama. Tidak jauh berbeda maknanya, Jabal Tsur menyimpan gua tempat Rasulullah dan Abu Bakar ash-Shiddiq bersembunyi dari kejaran kaum Quraisy saat peristiwa hijrah ke Madinah.

Jamaah juga kerap diajak menuju kawasan Padang Arafah dengan Jabal Rahmah-nya, serta Mina dan Muzdalifah yang menjadi bagian penting dalam rangkaian ibadah haji. Selain itu, ada Pemakaman Ma'la, tempat dimakamkannya Sayyidah Khadijah RA, istri pertama Rasulullah yang setia mendampingi dakwah di masa-masa awal. Bagi yang ingin mengambil miqat untuk umroh dari dalam kota Makkah, Masjid Tan'im dan Ji'ranah menjadi titik yang biasa dituju para jamaah.

Tempat Ziarah Bersejarah di Kota Madinah

Kota Madinah tak kalah kaya akan situs bersejarah. Selain Masjid Nabawi dengan area Raudhah yang mulia, jamaah dianjurkan mengunjungi Masjid Quba, masjid pertama yang dibangun dalam sejarah Islam. Terdapat keutamaan besar bagi yang berwudhu dari tempat menginap lalu menunaikan shalat dua rakaat di dalamnya.

Jabal Uhud menjadi saksi Perang Uhud dan tempat bersemayamnya para syuhada, termasuk paman Nabi, Hamzah bin Abdul Muthalib RA. Ada pula Masjid Qiblatain, tempat bersejarah turunnya perintah perpindahan arah kiblat dari Baitul Maqdis ke Ka'bah, serta Pemakaman Baqi (Jannatul Baqi) yang menjadi tempat peristirahatan banyak sahabat dan keluarga Rasulullah SAW. Mengunjungi tempat-tempat ini mengingatkan jamaah akan besarnya pengorbanan generasi awal Islam.

Adab dan Etika Saat Berziarah

Ziarah hendaknya diniatkan untuk mengambil pelajaran (i'tibar) dan mendekatkan diri kepada Allah, bukan untuk meminta kepada penghuni kubur. Jamaah dianjurkan menjaga kesopanan, mengucapkan salam saat memasuki area pemakaman, memperbanyak doa dan istighfar, serta menghindari perilaku berlebihan seperti mengusap-usap bangunan dengan keyakinan yang keliru. Menjaga ketertiban, tidak berdesakan, dan tidak mengganggu jamaah lain juga merupakan bagian dari adab yang tak boleh dilupakan.

Tips Praktis Ziarah untuk Jamaah Umroh 2026

Agar ziarah berjalan lancar, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sesuai kondisi terkini. Pertama, kunjungan ke Raudhah kini wajib melalui pemesanan izin (tasreh) di aplikasi Nusuk, sehingga jamaah perlu menjadwalkannya jauh hari. Kedua, sejak awal musim umroh 1448 H, jamaah masuk ke Makkah dan mengurus izin ibadah melalui Nusuk, maka pastikan aplikasi telah terpasang dan akun aktif sebelum keberangkatan. Ketiga, aturlah jadwal city tour bersama travel resmi agar kunjungan efisien dan tidak berbenturan dengan waktu shalat.

Perhatikan pula kondisi fisik dan cuaca, kenakan pakaian yang nyaman, bawa perlengkapan pelindung dari terik matahari, serta jaga hidrasi tubuh selama perjalanan. Utamakan selalu ibadah wajib di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, dan jadikan ziarah sebagai pelengkap yang menambah kekhusyukan, bukan justru menguras tenaga hingga mengganggu ibadah utama.

Ziarah tempat bersejarah di dua kota suci akan terasa jauh lebih bermakna bila direncanakan dengan matang dan dipandu pihak yang berpengalaman. Payung Madinah siap membantu mewujudkan perjalanan umroh Anda yang nyaman, aman, dan sarat makna. Konsultasikan rencana ibadah dan pilihan paket umroh Anda bersama tim kami untuk mendapatkan panduan terbaik.

Sumber: Kementerian Agama RI (kemenag.go.id); Kementerian Haji & Umrah Arab Saudi / Saudi Press Agency (spa.gov.sa/en/N2587540); Platform Nusuk (nusuk.sa).

Foto thumbnail: djonk_creative / Unsplash.