Visa Umroh Multiple-Entry 1 Tahun 2026: Aturan Baru Arab Saudi, Kuota 90 Hari, dan Cara Kerjanya via Nusuk

Visa Umroh Multiple-Entry 1 Tahun 2026: Aturan Baru Arab Saudi, Kuota 90 Hari, dan Cara Kerjanya via Nusuk

Kabar penting bagi calon jamaah: Arab Saudi resmi memperkenalkan visa umroh multiple-entry 1 tahun 2026 yang memungkinkan seseorang beribadah umroh berkali-kali dalam satu tahun hanya dengan satu visa. Kebijakan ini diumumkan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi pada 20 Juli 2026 dan menjadi salah satu terobosan terbesar dalam layanan umroh modern. Bagi jamaah Indonesia, memahami aturan visa baru ini sejak awal akan membantu merencanakan perjalanan dengan lebih matang dan tenang.

Apa Itu Visa Umroh Multiple-Entry 1 Tahun?

Visa umroh multiple-entry adalah izin masuk yang berlaku selama 365 hari (satu tahun penuh) sejak tanggal diterbitkan. Berbeda dengan visa umroh reguler yang bersifat sekali masuk dan kini memiliki masa berlaku masuk hanya 30 hari, visa jenis baru ini memberi keleluasaan untuk keluar-masuk Arab Saudi beberapa kali sepanjang tahun. Artinya, jamaah yang ingin kembali beribadah dalam rentang setahun tidak perlu mengurus visa baru dari nol setiap kali berangkat.

Kebijakan ini sangat relevan bagi mereka yang kerap bepergian ke Tanah Suci, misalnya pembimbing ibadah, pengurus travel, atau jamaah yang memiliki keluarga dan urusan berulang di Arab Saudi.

Cara Kerja Kuota 90 Hari

Meskipun visa berlaku selama satu tahun, bukan berarti jamaah boleh tinggal sepanjang tahun. Ada batas total masa tinggal kumulatif sebesar 90 hari yang perlu dipahami dengan cermat:

  1. Total 90 hari dihitung secara akumulatif untuk seluruh kunjungan dalam masa berlaku visa, bukan 90 hari untuk setiap kali masuk.
  2. Setiap hari yang dihabiskan di dalam wilayah Arab Saudi akan mengurangi saldo 90 hari tersebut.
  3. Jamaah dapat masuk dan keluar beberapa kali selama saldo hari masih tersedia dan visa belum melewati 365 hari.

Dengan sistem ini, penting bagi jamaah untuk mengatur durasi tiap kunjungan agar kuota masa tinggal tidak cepat habis sebelum agenda ibadah selesai.

Peran Nusuk dan Tasreh dalam Visa Baru Ini

Sama seperti kebijakan umroh terbaru lainnya, visa multiple-entry ini sepenuhnya terintegrasi dengan platform digital Nusuk milik Pemerintah Arab Saudi. Beberapa ketentuan utamanya adalah sebagai berikut:

  1. Setiap kali hendak berkunjung, jamaah wajib membeli paket layanan dari penyedia resmi yang terdaftar di platform Nusuk.
  2. Durasi paket layanan tidak boleh melebihi sisa hari yang masih tersedia pada visa.
  3. Izin ibadah atau tasreh umroh harus diterbitkan melalui aplikasi Nusuk sebelum keberangkatan dan sebelum masuk ke area Masjidil Haram.

Karena semua proses berpusat di Nusuk, jamaah disarankan memastikan data, pemesanan hotel, dan izin sudah terkonfirmasi di aplikasi agar tidak mengalami kendala saat tiba di Tanah Suci.

Hal Penting yang Perlu Diperhatikan Jamaah

  1. Visa multiple-entry tidak dapat digunakan untuk masuk Arab Saudi selama musim haji, yaitu mulai 1 Dzulqa'dah hingga 13 Dzulhijjah setiap tahunnya.
  2. Persyaratan dokumen umum tetap berlaku, seperti paspor aktif minimal enam bulan dan vaksin meningitis sesuai ketentuan.
  3. Biaya visa dan paket layanan bersifat kisaran dan dapat berubah, sehingga sebaiknya dikonfirmasi langsung ke travel umroh resmi sebelum mendaftar.
  4. Bagi jamaah Indonesia, pengurusan sebaiknya tetap melalui Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) resmi yang terdaftar di Kementerian Agama demi keamanan dan kejelasan layanan.

Siapa yang Paling Diuntungkan?

Visa multiple-entry ini paling terasa manfaatnya bagi jamaah yang memiliki intensitas perjalanan tinggi ke Arab Saudi dalam setahun. Pembimbing ibadah, muthawwif, pengurus travel, pelajar, serta jamaah yang memiliki keperluan keluarga di Tanah Suci dapat menghemat waktu dan biaya karena tidak perlu mengajukan visa berulang kali. Selain itu, kebijakan ini sejalan dengan upaya Arab Saudi memperluas akses dan meningkatkan kenyamanan tamu Allah sepanjang tahun, di luar musim haji. Meski begitu, jamaah reguler yang hanya berangkat sekali tetap dapat memilih visa umroh biasa apabila dirasa lebih sesuai dengan kebutuhan dan anggaran.

Kesimpulan

Hadirnya visa umroh multiple-entry satu tahun menandai babak baru layanan umroh yang lebih fleksibel, dengan catatan jamaah tetap disiplin pada kuota 90 hari, aturan Nusuk, serta larangan masuk saat musim haji. Perencanaan yang baik akan membuat ibadah lebih tenang dan berkah. Jika Anda ingin memahami skema visa ini lebih jauh atau menyiapkan keberangkatan umroh sesuai kebijakan terbaru, tim Payung Madinah Umroh & Haji Official siap membantu melalui konsultasi yang ramah dan amanah. Bersama Payung Madinah Umroh & Haji, semoga langkah menuju Baitullah dimudahkan dan diberkahi Allah SWT.

Sumber:

Saudi Press Agency (SPA) – https://www.spa.gov.sa/en/N2637600

The National – https://www.thenationalnews.com/news/gulf/2026/07/20/saudi-arabia-introduces-one-year-multiple-entry-umrah-visa/

Kementerian Agama RI – https://kemenag.go.id

Foto thumbnail: Adli Wahid / Unsplash.