Kebijakan visa terbaru Arab Saudi membuka peluang lebih luas bagi jamaah untuk menunaikan umroh berkali-kali dalam satu perjalanan. Sejak Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi meluncurkan visa umroh multiple-entry yang berlaku satu tahun, banyak jamaah bertanya bagaimana tata cara mengambil miqat untuk umroh kedua, ketiga, dan seterusnya agar setiap ibadah tetap sah. Artikel ini merangkum aturan visa terkini sekaligus panduan fikih mengambil miqat di Tan'im dan Ji'ranah bagi jamaah asal Indonesia.
Visa Multiple-Entry: Peluang Umroh Lebih dari Sekali
Pada 20 Juli 2026, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi resmi meluncurkan visa umroh multiple-entry yang berlaku 365 hari sejak tanggal penerbitan. Visa ini memungkinkan pemegangnya masuk ke Arab Saudi beberapa kali dengan total masa tinggal kumulatif hingga 90 hari. Inilah yang membuat rencana umroh berulang dalam satu tahun menjadi lebih fleksibel.
Beberapa ketentuan penting yang perlu dipahami jamaah:
- Setiap kali masuk, jamaah wajib membeli paket layanan dari penyedia resmi yang terdaftar di platform Nusuk, dengan durasi paket tidak melebihi sisa hari yang tersedia pada visa.
- Masuk ke Kerajaan hanya diizinkan setelah menerbitkan izin (tasreh) umroh melalui aplikasi Nusuk sebelum tiba.
- Visa dinonaktifkan setiap kali jamaah keluar dari Arab Saudi, dan diaktifkan kembali saat memenuhi persyaratan untuk kunjungan berikutnya.
- Visa ini tidak aktif selama musim haji, yakni dari 1 Dzulqa'dah hingga 13 Dzulhijjah.
Bagi jamaah yang tetap memakai visa umroh single-entry, masa berlakunya hanya 30 hari sejak diterbitkan. Jika tidak digunakan masuk dalam tenggat tersebut, visa otomatis hangus. Karena itu, penting merencanakan jadwal keberangkatan dengan cermat bersama travel resmi.
Mengapa Perlu Mengambil Miqat Lagi untuk Umroh Berikutnya
Setelah menyelesaikan tahallul (mencukur atau memendekkan rambut), rangkaian ibadah umroh dinyatakan selesai dan ihram pun berakhir. Untuk melaksanakan umroh baru, jamaah tidak bisa langsung berihram dari dalam Kota Makkah. Sesuai tuntunan para ulama, jamaah perlu keluar terlebih dahulu dari batas tanah haram menuju daerah halal, lalu berniat ihram dari sana. Inilah yang disebut mengambil miqat untuk umroh berikutnya.
Praktik ini berbeda dengan ibadah haji. Pada umroh berulang, mengambil miqat di luar batas haram menjadi syarat agar umroh kedua dan seterusnya terhitung sah, bukan sekadar ibadah tambahan tanpa ihram.
Tan'im dan Ji'ranah: Dua Miqat Populer untuk Umroh Berulang
Ada dua lokasi yang paling sering dipakai jamaah untuk mengambil miqat umroh dari Makkah:
- Tan'im (Masjid Aisyah) — lokasi terdekat dari Masjidil Haram, berjarak sekitar 7 kilometer. Karena mudah dijangkau, Tan'im menjadi pilihan utama jamaah yang ingin umroh sunnah tambahan.
- Ji'ranah — berjarak sekitar 22 kilometer dari Makkah. Tempat ini memiliki nilai sejarah karena Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah berihram untuk umroh dari sini.
Langkah umumnya: jamaah menuju salah satu lokasi tersebut, berwudhu, mengenakan pakaian ihram, lalu berniat umroh dan mengucapkan talbiyah. Setelah itu jamaah kembali ke Masjidil Haram untuk melaksanakan thawaf, sa'i, dan diakhiri dengan tahallul. Pastikan kondisi fisik cukup prima karena perjalanan pulang-pergi menambah aktivitas ibadah.
Tips agar Umroh Berulang Tetap Tertib dan Khusyuk
- Pastikan izin umroh di aplikasi Nusuk sudah terbit untuk setiap agenda ibadah agar tidak ditolak di gerbang Masjidil Haram.
- Beri jeda istirahat yang cukup antar-umroh untuk menjaga stamina, terutama bagi lansia.
- Ikuti jalur dan arahan petugas di Masjidil Haram sebagai bagian dari pengendalian kerumunan demi keselamatan bersama.
- Perbanyak doa dan dzikir selama perjalanan menuju miqat agar ibadah tetap bermakna, bukan sekadar mengejar jumlah.
Perlu diingat pula bahwa di Indonesia, penyelenggaraan umroh kini diatur lebih tegas, termasuk legalnya umroh mandiri melalui Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025. Meski begitu, untuk kenyamanan dan kepastian layanan, banyak jamaah tetap memilih berangkat bersama travel resmi berizin (PPIU).
Merencanakan umroh berulang memang membutuhkan pemahaman aturan visa, jadwal Nusuk, hingga tata cara miqat yang benar. Jika Anda ingin konsultasi mengenai paket dan persiapan ibadah, tim Payung Madinah Umroh & Haji Official siap membantu merancang perjalanan yang nyaman, tertib, dan sesuai tuntunan. Percayakan rencana ibadah Anda bersama Payung Madinah Umroh & Haji agar setiap langkah ke Baitullah terasa lebih tenang dan penuh keberkahan.
Sumber: Saudi Press Agency (SPA) – "Hajj Ministry Launches Multiple-Entry Umrah Visa Valid for One Year" (https://www.spa.gov.sa/en/N2637600); Kementerian Agama RI (https://kemenag.go.id/).
Foto thumbnail: Earth Photart / Pexels.