Tata cara thawaf dan sa'i saat umroh merupakan inti dari rangkaian ibadah yang wajib dipahami setiap jamaah sebelum berangkat ke Tanah Suci. Kedua amalan ini menjadi rukun umroh yang menentukan sah atau tidaknya ibadah, sehingga menguasai urutan dan adabnya jauh lebih penting daripada sekadar menghafal bacaan. Pada musim umroh 1448 H yang resmi dibuka kembali sejak akhir Mei 2026, jutaan jamaah dari berbagai negara kembali memadati Masjidil Haram, dan setiap jamaah kini diwajibkan mengantongi izin ibadah (tasreh) melalui aplikasi Nusuk. Karena itu, memahami tata caranya secara benar akan membuat ibadah berjalan lancar, tertib, dan khusyuk.
Mengenal Thawaf dan Sa'i serta Kedudukannya dalam Umroh
Umroh memiliki empat rukun yang harus dilaksanakan secara berurutan: ihram (niat), thawaf, sa'i, dan tahallul (mencukur atau menggunting rambut). Thawaf adalah mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh putaran, sedangkan sa'i adalah berjalan dan berlari-lari kecil antara Bukit Safa dan Marwah sebanyak tujuh kali. Urutan rukun ini tidak boleh ditukar. Bila salah satu rukun ditinggalkan, umroh dianggap belum sah dan harus disempurnakan, sehingga membekali diri dengan pemahaman sejak di tanah air sangat dianjurkan.
Tata Cara Thawaf yang Benar
Thawaf dimulai dan diakhiri di garis lurus yang sejajar dengan Hajar Aswad, dengan posisi Ka'bah selalu berada di sebelah kiri jamaah. Berikut langkah-langkahnya:
- Pastikan suci dari hadas dan menutup aurat, karena thawaf disyaratkan dalam keadaan berwudu.
- Mulai dari arah Hajar Aswad, lalu beri isyarat (istilam) dengan mengangkat tangan kanan sambil mengucap "Bismillah, Allahu Akbar".
- Kelilingi Ka'bah tujuh putaran berlawanan arah jarum jam. Pada tiga putaran pertama, jamaah pria disunahkan berjalan cepat (raml) bila kondisi memungkinkan.
- Perbanyak doa dan zikir sepanjang thawaf; tidak ada bacaan wajib tertentu, sehingga jamaah boleh berdoa dengan bahasa yang dipahami.
- Setelah tujuh putaran, kerjakan salat sunah dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim bila memungkinkan, lalu minum air Zamzam.
Tata Cara Sa'i antara Safa dan Marwah
Selesai thawaf, jamaah menuju Bukit Safa untuk memulai sa'i. Amalan ini mengenang perjuangan Siti Hajar mencari air bagi putranya, Nabi Ismail. Langkah-langkahnya sebagai berikut:
- Naik ke Bukit Safa, menghadap Ka'bah, lalu membaca takbir dan berdoa.
- Berjalan menuju Marwah; khusus jamaah pria disunahkan berlari-lari kecil di antara dua tanda lampu hijau, sementara jamaah wanita cukup berjalan biasa.
- Perjalanan dari Safa ke Marwah dihitung satu kali, dan dari Marwah kembali ke Safa dihitung satu kali lagi, hingga genap tujuh kali dan berakhir di Marwah.
- Perbanyak doa di sepanjang lintasan; sama seperti thawaf, tidak ada bacaan yang diwajibkan sehingga jamaah bebas memanjatkan permohonan.
Tahallul dan Tips agar Ibadah Lebih Khusyuk
Rangkaian umroh disempurnakan dengan tahallul, yaitu mencukur rambut (bagi pria lebih utama gundul) atau menggunting sebagian rambut (bagi wanita minimal seujung jari). Setelah tahallul, seluruh larangan ihram gugur dan umroh dinyatakan selesai. Agar thawaf dan sa'i berjalan aman di tengah kepadatan musim 1448 H, perhatikan beberapa hal berikut:
- Jaga kondisi fisik dan cukupi kebutuhan cairan, mengingat suhu di Arab Saudi bisa sangat tinggi.
- Ikuti arahan petugas dan jalur yang ditetapkan otoritas Saudi sebagai bagian dari pengendalian kerumunan.
- Pastikan izin ibadah pada aplikasi Nusuk sudah aktif sesuai jadwal yang diberikan.
- Bagi lansia atau jamaah dengan keterbatasan, tersedia lantai atas serta layanan kursi roda untuk memudahkan thawaf dan sa'i.
Memahami tata cara thawaf dan sa'i sejak dini akan membuat ibadah di Tanah Suci terasa lebih tenang, tertib, dan bermakna. Bimbingan manasik yang benar serta pendampingan dari travel resmi menjadi kunci agar setiap rukun tertunaikan dengan sempurna. Jika Anda sedang merencanakan keberangkatan dan membutuhkan bimbingan manasik lengkap serta layanan yang terpercaya, tim Payung Madinah Umroh & Haji Official siap mendampingi Anda mulai dari persiapan dokumen hingga bimbingan ibadah di Makkah dan Madinah. Konsultasikan rencana perjalanan Anda bersama Payung Madinah Umroh & Haji agar ibadah lebih nyaman, aman, dan sesuai tuntunan.
Sumber: Kementerian Agama RI – https://kemenag.go.id ; Kementerian Haji & Umrah Arab Saudi / platform Nusuk – https://www.nusuk.sa
Foto thumbnail: Ishan (@seefromthesky) / Unsplash.