Mempersiapkan keuangan umroh dengan matang sama pentingnya dengan menyiapkan fisik, mental, dan dokumen keberangkatan. Banyak jamaah fokus pada biaya paket, tetapi lupa mengatur uang saku selama di Tanah Suci — mulai dari cara menukar Riyal, metode pembayaran yang berlaku di Arab Saudi, hingga menyusun anggaran harian agar ibadah tetap tenang tanpa khawatir kehabisan dana. Panduan ini merangkum hal-hal penting seputar keuangan umroh 2026, disesuaikan dengan kondisi terkini di Arab Saudi.
Mengenal Riyal Saudi dan Kurs Terkini
Mata uang resmi Arab Saudi adalah Riyal Saudi (SAR). Satu Riyal terbagi menjadi 100 halalah, dengan pecahan uang kertas yang umum yaitu 5, 10, 50, 100, dan 500 Riyal. Kabar baiknya, nilai tukar Riyal relatif stabil karena sejak tahun 1986 Riyal dipatok tetap terhadap Dolar Amerika Serikat pada kurs 1 USD = 3,75 SAR. Artinya, nilai Riyal terhadap Dolar tidak berfluktuasi seperti mata uang lain, sehingga memudahkan jamaah memperkirakan anggaran jauh-jauh hari.
Karena Rupiah bergerak mengikuti Dolar, banyak jamaah memilih menukar Rupiah ke Dolar AS terlebih dahulu di dalam negeri, lalu menukarnya menjadi Riyal setibanya di Arab Saudi. Namun ini bukan keharusan; menukar langsung Rupiah ke Riyal di money changer terpercaya juga sah selama kursnya wajar.
Tips Menukar Uang dengan Aman
Agar tidak rugi dan tetap aman, perhatikan beberapa hal berikut saat menukar uang untuk umroh:
- Tukar uang di money changer resmi berizin atau bank, hindari penukaran ilegal yang rawan uang palsu.
- Bandingkan kurs beli dan jual di beberapa tempat, dan tanyakan apakah ada potongan biaya administrasi.
- Bawa pecahan kecil (5, 10, dan 50 Riyal) secukupnya untuk sedekah, membeli air, atau membayar jasa kecil.
- Pisahkan uang tunai ke beberapa tempat penyimpanan, jangan menaruh semua dana dalam satu dompet.
- Simpan uang di tas pinggang (money belt) yang aman, terutama di area padat seperti Masjidil Haram.
Era Cashless: Kartu dan Dompet Digital di Tanah Suci
Arab Saudi kini bergerak cepat menuju masyarakat non-tunai. Pada 2025, transaksi elektronik telah mencakup sekitar 85% dari seluruh pembayaran ritel, dan pemerintah menargetkan sektor haji serta umrah menjadi salah satu fokus digitalisasi pembayaran. Di kota Makkah dan Madinah, kartu debit jaringan mada, Visa, dan Mastercard diterima luas di hotel, restoran, supermarket, hingga toko oleh-oleh. Pembayaran nirsentuh (contactless) dan dompet digital seperti Apple Pay juga umum digunakan.
Karena itu, membawa kartu debit atau kredit berlogo internasional sangat membantu sebagai cadangan. Beberapa tips penggunaannya: aktifkan fitur transaksi luar negeri dan beri tahu bank sebelum berangkat, pilih pembayaran dalam mata uang Riyal (bukan Rupiah) saat mesin menawarkan konversi agar terhindar dari kurs yang merugikan, serta tetap siapkan uang tunai untuk pedagang kecil, sedekah, dan area yang belum menerima kartu.
Menyusun Anggaran Selama Umroh
Selain biaya paket yang sudah dibayarkan ke travel, siapkan uang saku pribadi untuk kebutuhan di luar paket. Umumnya pengeluaran meliputi makanan tambahan di luar jadwal katering, oleh-oleh, laundry, city tour opsional, jasa dorongan kursi roda bagi lansia, serta sedekah. Perlu diingat, layanan tertentu kini terintegrasi secara digital melalui platform Nusuk, termasuk pembelian paket layanan bagi pemegang visa umrah multiple-entry yang baru diluncurkan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi pada 2026 — visa yang berlaku hingga 365 hari dengan masa tinggal kumulatif sampai 90 hari. Fleksibilitas ini membuat perencanaan anggaran menjadi lebih penting, terutama bagi yang berencana kembali beribadah dalam satu tahun.
Sebagai gambaran, susun anggaran harian dalam bentuk kisaran, bukan angka pasti, karena harga dapat berbeda antar musim dan lokasi. Sisihkan pula dana darurat di luar perhitungan utama untuk kebutuhan tak terduga seperti obat, tambahan bagasi, atau biaya kesehatan. Untuk perkiraan biaya paket dan uang saku yang realistis, sebaiknya konfirmasikan langsung kepada travel resmi berizin (PPIU).
Beribadah Tenang dengan Keuangan Terencana
Mengelola keuangan umroh sejak awal akan membuat ibadah lebih khusyuk dan bebas dari rasa cemas soal biaya. Kombinasikan uang tunai secukupnya dengan kartu pembayaran, kenali kurs Riyal, dan sesuaikan anggaran dengan kebutuhan pribadi. Bila Anda membutuhkan panduan lengkap seputar paket, estimasi biaya, dan persiapan keberangkatan, tim Payung Madinah Umroh & Haji Official siap membantu melalui layanan konsultasi. Percayakan perjalanan ibadah Anda bersama Payung Madinah Umroh & Haji agar setiap langkah menuju Baitullah terasa lebih mudah, aman, dan penuh keberkahan.
Sumber:
- Saudi Press Agency (Kementerian Haji & Umrah Arab Saudi) — Multiple-Entry Umrah Visa: https://www.spa.gov.sa/en/N2637600
- Arab News — Saudi Arabia's march toward a cashless economy: https://www.arabnews.com/node/2648051
Foto thumbnail: Sam Riz / Sumber: Unsplash.